Proyek Bendung di Dusun Keladi, Desa Guhung Diduga Bermasalah.

Delikcom.id, Melawi – Proyek bendung dan jaringan distribusi air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang berlokasi di Dusun Keladi, Desa Guhung, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, menuai sorotan tajam dari warga setempat. Pasalnya, pekerjaan proyek tersebut dinilai tidak maksimal dan terkesan asal jadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat sekitar, pipa paralon yang digunakan untuk menyalurkan air ke rumah-rumah warga seharusnya ditanam ke dalam tanah dengan kedalaman sekitar 50 sentimeter. Namun kenyataannya, pipa tersebut justru terpasang di atas permukaan tanah, hanya sekitar 3 sentimeter, sehingga sangat rawan rusak.

“Paralon itu sering kena mobil lewat, sudah banyak yang pecah. Air ke rumah juga tidak maksimal,” ungkap salah seorang warga Dusun Keladi kepada awak media.

Warga juga menyebutkan bahwa pipa utama yang berasal dari penampungan air dan melintasi jalan poros kini dalam kondisi memprihatinkan. Bahkan, menurut penuturan warga, sempat ada pipa yang dibawa kembali oleh pihak pelaksana proyek dan hingga kini tidak kunjung dipasang atau diperbaiki.

Ironisnya, keluhan tersebut disebut sudah berulang kali disampaikan warga kepada pihak PDAM. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut atau perbaikan yang dilakukan di lapangan. Akibatnya, distribusi air bersih ke rumah-rumah warga tidak berjalan maksimal sebagaimana yang diharapkan.

Awak media yang turun langsung ke lokasi mendapati kondisi tersebut memang benar adanya. Pipa-pipa terlihat terpasang di atas tanah, sebagian mengalami kerusakan, dan jalur pipa tampak tidak tertata dengan baik. Kondisi ini menimbulkan dugaan kuat bahwa proyek PDAM tersebut tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis dan standar pekerjaan.

Warga Dusun Keladi berharap pihak PDAM Kabupaten Melawi maupun instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan evaluasi serta perbaikan menyeluruh. Mereka menuntut agar proyek tersebut diperbaiki dengan kualitas terbaik, demi menjamin kelancaran dan keamanan distribusi air bersih yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PDAM Kabupaten Melawi belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga dan kondisi proyek bendung di Dusun Keladi tersebut.