Rumah Makan Takana Juo Diduga Jadi Lokasi Transaksi Emas Ilegal, Kaki Tangan Ferri Terciduk Media.

Detikcom.my.id, Melawi – Kalbar. Dugaan aktivitas jual beli emas hasil tambang ilegal kembali mencuat ke publik. Kali ini, sorotan tertuju pada sebuah rumah makan populer di wilayah Melawi, yaitu Takana Juo. Tempat makan tersebut diduga menjadi lokasi transaksi antara para saksi pembeli emas dan pelaku tambang ilegal.

Dalam sebuah rekaman kamera yang beredar, terlihat sosok pria berinisial PR sedang melakukan transaksi jual beli emas di dalam rumah makan tersebut. PR diduga kuat merupakan tangan kanan dari bos tambang emas ilegal yang dikenal dengan nama A tiam, salah satu tokoh yang disebut sebagai pemain besar di lingkaran penampungan emas ilegal di Melawi.

Menurut sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, PR sering terlihat mondar-mandir antara rumah makan Takana Juo dan sebuah warung kopi (warkop) tempat diduga bos besar penampung emas biasa berkumpul. “PR itu memang anak buah si A tiam, biasanya dia bawa hasil emas dari hulu untuk ditransaksikan ke pembeli di kota,” ungkap sumber tersebut.

Aktivitas ini disebut sudah berlangsung cukup lama dan terkesan luput dari pantauan aparat penegak hukum. Warga sekitar mulai resah karena tempat umum seperti rumah makan kini menjadi titik pertemuan bisnis ilegal yang berpotensi menimbulkan konflik dan gangguan keamanan.

Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait rekaman yang beredar tersebut. Namun masyarakat berharap agar dugaan ini segera ditindaklanjuti dan rumah makan yang diduga menjadi lokasi transaksi ilegal tidak lagi dijadikan tempat untuk aktivitas yang melanggar hukum.

Detikcom.my.id, akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terbaru bagi pembaca.